KITA MULAI LAGI, MESKI BUKAN BARU
Pada kunjungan yang tidak direncanakan
Ada kamu berbaris beberapa dengan kenangan refleksi rumah yang gagal berdiri lama
Lalu aku tertawa kecil, sebab kelitik itu sampai ke hati
Suara berbisik yang terlalu rendah dengan tepat menyerap energi keluar ke ujung jari
"Kau rangkai saja huruf yang kau tahu jadi kata, siapa tahu bisa jadi kalimat bermakna"
"Tidak perlu lagi membangun rumah di sini"
"Cukup kisah perihal membahasakan hidup yang bertajuk inspirasi atau keluh hati"
"Ayo mulai lagi!"
Afirmasi yang bersifat negosiasi
Tapi jelas bila yang kau tempatkan jadi unsur inti dari panjang lebar opini adalah tentang melarikan diri dari pikiran berlebih
"Mengapa tidak?"
Meski bukan baru, mungkin saja ini bisa jadi cara yang tepat mengosongkan bejana setengah di atas dua belas jari
Komentar
Posting Komentar